Tampilkan postingan dengan label Sunburst Youth Camp. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sunburst Youth Camp. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Maret 2009

Saya seorang siswi yang sangat beruntung, bukan siswa yang hebat

Sore ini ketika membuka facebook, saya baru mengetahui bahwa seleksi ASE dan SYC 2009 sudah sukses terlaksana. Lho?

Yup, saya juga belum tahu banyak. Tapi, seleksinya lebih cepat daripada tahun lalu. Dan muncullah sisi sentimentilku. Maklum, lagi dalam fase sentimentil. Saya merasa akan segera tergantikan. Seleksi telah usai, SYC 2008 telah usai. Yang tersisa adalah kenangan dan persahabatan. Takkan ada lagi kebanggaan. Takkan ada lagi cerita yang tak kunjung usai ketika saya ditanyai soal itu. Hidup terus berjalan dan kini saatnya kesempatan untuk siswa-siswi lain. Bukan lagi tentang Dini Anggreini.

Tadi saya sudah mencari informasi lewat google tentang seleksi ASE dan SYC. Ya, niatnya mau tahu gimana sih seleksi tahun ini. Kalau dari album foto pak Rizal di facebook, kayaknya pesertanya cuman dikit. Duh, jadi semakin tak enak. Masalahnya, saya sudah wanti-wanti ke adik kelas saya untuk ikut seleksi ini dengan baik. Eh, nyatanya sekolah saya tidak diundang. Katanya Tama, sekolahnya juga tidak. kemungkinan besar sekolah RSBI lain yang diikut sertakan.

Hasil penelurusan dari Google kebanyakan adalah blog-blog dari mantan peserta seleksi dan forum SPMB Lover. Guess what? Dari hasil penelurusuran itu saya ketahui bahwa banyak sekali pelajar yang sangat berprestasi. Jauh.. Jauh.. apalagi kalau dibandingkan dengan saya. Saya merasa mereka sangat keren sementara saya hanya kodok dalam tempurung yang melihat dunia ini sempit.

Ada yang mengusai berbagai macam bahasa internasional. Saya sih toefl English-ku masih 480, Bahasa Jepang sudah lupa-lupa, dan Deutsch-ku masih sangat standar. Ada yang pintar secara akademik. Sedangkan nilai saya cuma 'lepas makan'. Kalau tidak remedial sudah puas. Ada yang sering ikut lomba sains. Saya seringnya ikut lomba non-sains yang sifatnya tidak terlalu serius. Ada yang bisa ambil pmdk ui. Sementara saya masih minder dengan SIMAK UI saya.

Saya jadi teringat postingan saya tahun lalu. Pantaskah saya? Pantaskah saya berbangga diri? Pantaskah saya terpilih? Pantaskah saya dianggap hebat oleh guru-guru saya?

Coba kebanyakan para pelajar Indonesia itu seperti mereka. Pasti Indonesia bisa berjaya. Saya sungguh merasa malu dan merasa sangat beruntung dengan semua yang saya dapatkan hingga saat ini.

Rabu, 07 Januari 2009

Day 5, 12 December 2008 ( Sunburst Youth Camp 2008 )

pas paginya, nak indo bru taw klo nak kazakh mw plg tgh malam ini juga!

setelah gladi.. kt sme pada ngepak brg krn bsok mw plg.. trus k loby lg u/ eksibisi krn pr tamu kedutaan dtg..

smpt nyanyi jg yg lagu batak "sinsin sibatu maningkap".. dan "apuse"
.. untg di standx indo ada angklung qt eksibisikan..

nd lama pas sore mnju magrib.. cultural nightm..
wuuh rasa! tariannya malay ma brunai kok sama y? tari Zapir


dan deh.. melting k lg liat *******..

habis slese acra lgsg dinner.. tp nak syc pd ajojing d pentas..

Day 4, 11 December 2008 ( Sunburst Youth Camp 2008 )

hri ini persiapan eksibisi krn sorenya mw ada lomba eksibisi terbaik, indo dpt urutan ke 9..

nah untgnya dapat bantuan properti, brosur dari pihak kedutaan Indo..









dan ddeh, indo srsa ngartis abis.. krn pakean nya beda2 sesuai asal daerah.. nah, mrs ci cupu dini yg d sna pk bju tertutup dan jilbab naek pgkat.. deh.. secara d sana org pk hotpants dan yg pk jilbab cmn dkit itupun.. slaen indo byk yg cm jilbab tp lgn pndek.. krn bd culturex bgtu..


dan pas nawarin kripik balado di stan.. pas balik! aaarrggghh!! hampir k tabrak c ******! kyaaaaa!!!
dan dy snyum ke saya.. kyaAAA!!!
trus tawwrin m tuh kripik, dan dy menger!!
kya, blg itu delicious!!!
dan smpt k bcr dkit ma dy..
deh fiTt... kyk pangeran skli!!
krn pkean tradisionalnya juga mmg bgtu..

moment plg tak terlupkan m itu

Day 3, 10 December 2008 ( Sunburst Youth Camp 2008 )

Hari ini paling seru karena ada urban challenge nya!

Pagi ini dapat jackpot, breakfast semeja sama anak-anak Kazakstan. Hari saya akui mereka ittu cakep-cakep. MaksudQ, ceweknya cantik-cantik (bahkan ada yang kayak Miss Universe) sedangkan cowoknya tampan-tampan (serasa bintang film, yup.. kan nggak ada tuh istilah Mr. universe). Nggak bisa dipungkiri, mereka itu menarik perhatian para peserta lainnya. Dan gara-gara gladi part 1 kemarin malam, saya yang awalnya mengangap mereka biasa saja seperti yang lainnya, eh saya malah jadi ikutan ngefans. Saya memang tipikal orang yang nggak gampang kagum sama seseorang sampai saya lihat bahwa orang tersebut berbakat di seni terutama musik dan tari.

Sayangnya pas ditanya pakai english mereka pada nggak konek. Sampai salah satu dari mereka -sygnya bukan yang paling cakep mentranslate ke bahasa mereka. dan akhirnya Eldar pun menjawab pertanyaan Lee.

Hanya saya sama Linda (CUIY dari Bali) yg anak Indonesia tapi nggak gtu tergila-gila sama mereka tapi malah kita berdua yang selalu dapat kesmpatan deketan sama mereka. ya, nggak sampai jadi teman dekat c, maksudnya ternyata sering berada di sekitar mereka.

Destination pertama ke Newater dulu, alias ke PDAM-nya singapore yang hi-tech sekali. Pas di di Newater, kita dibagi 2 sesi. Nah, group 1-4 sesi pertama yang duluan masuk, sedangkan group 5-8 nunggu dulu di lobby. Karena saya itu anak Coach D alias groupQ itu group 8, maka say dan para peserta sesi 2 pun nunngu di lobby. da ternyata bukan hanya kita saja yang mau liat-liat Newater. pas kita lagi nunggum, ada juga rombongan keluarga atau mungkin taman kanak-kanak kali. Habis anak kecilnya lumayan banyak. Di sana juga sepertinya memang sering jadi tempat wisata deh. Habisnya, ada Showroom dan beberapa LCD di sepanjang koridor yang ngejelasin cara pemurnian air di Singapore.Air kran di Singapore juga bisa diminum seperti negara maju lainnya.
Seandainya Indonesia bisa kayak begini.

Pas makan siang di newater, dapat jackpot lagi! Saya nunggu giliran ngambil makanan sama c kazkh lagi. MaksudQ, saya ngantri di belakang mereka. denagn baiknya Alibek sama Eldar ngasih peralatan makan ke beberapa orang yang ngantri di belakang mereka. Sayangnya, Zulfa nggak ada nih! Hhhhaha, lagi-lagi cuma Saya ma Linda! Pas ngantri juga, saya sempat berbicara sama anak-anak Brunei pakai bahasa Indonesia. Yup, mereka bisa nyambung bicaranya karena mereka kan bisa bahasa Melayu. Pas ngambil makanan, saya nanya dulu makanan yang mau saya ambil itu halal apa tidak. Ya.. nggak mau lah kejadian kayak Pak Rizal pas di Outbond. Untungnya semua aman halalnya! Hhohoho..

Selesai ngambil makanan, saya melihat seisi ruangan dan nyari-nyari teman makan bareng. dan akhirnya saya milih makan bareng anak-anak Coach D alias group 7&8. Habis makan, kita main permainan yang lumayan bikin penasaran anak-anak dari bus lain ikutan. Permainannya lebih ke arah konsentrasi saat lagi ricuh.

Sehabis dari Newater, next destination is city gallery! City Gallery itu sejenenis museum kota. Banyak informasi dan foto-foto tentang kota-kota terkenal di dunia. Di situ juga ada miniatur kota Singapore yang sebenarnya sangat besar karena sebesar ruangan museum. Setelah berkeliling dan berfoto-foto ria, kita berkumpul kembali dengan kelompok kita masing-masing. Saya juga rada telat nyampe ke group saya, untung ada Ibrahim yang ngingatin saya untuk ngumpul.

Nah, ternyata sekarang sudah saatnya untuk Urban Challenge! Ini dia, acara di SYC yang betul-betul saya tunggu. Urban Challenge itu seperti 'Amazing Race'. Jadi, setiap group akan diberikan peta dan tantangan untuk bepergian ke berbagai tempat di Singapore. Ya, paastinya tempat-tempat itu adalah tempat wisata. Dan disetiap tempat tersebut ada tantangan untuk group yang sampai di sana. Tentu saja, Urban Challenge punya batasan waktu yaitu dari jam 1 lewat sampai jam 7malam dan sudah harus sampai di RELC Hotel tempat kita nginap.











Setelah membabat habis semua tantangan dan ngunjungin semua tempat, kita akhirnya kembali ReLC Hotel. sayangnya kita rada telat nyampainya. sudah banyak group yang sampai duluan. Tapi, akhirnya timQ menang!!! deh, pergi k t4 wisata d Singapore kilat!

Setelah bersorak-sorak ria, ketua group 8, anak malaysia naik ke panggung dan Bapak tua namun berjiwa muda yang kayaknya pemimpin acara SYC menyuruh kami membopong Leisle ke panggung. Ahirnya, Leisle, ACE yang ngurus groupQ, diangkat oleh laki-laki group8 sampai ke panggung untuk ngambil hadiah berupa snack separcel besar.

Setelah itu, coach D alias busQ bikin acara makan pizza bareng selepas acara penutupan Urban Challenge. Saya langsung buru-buru ke kamar dan mengganti baju karena malam ini CUIY dan Lee, Jean, Amirul, dan bang Ghandi akan shopping ke Mustafa Centre. Kita dilarang mandi malam oleh panitianya karena dikhawatirkan bakal sakit. Malam ini ada rapat cheperones lagi, jadi Pak Rizal nggak bisa ikut shopping bareng kita deh.

Di lobby, teman0teman coach D terus manggil saya untuk makan pizza. Di ujung lobby saya lihat CUIY sudah nungguin saya. Sayangnya saya nggak terlalu berminat dengan pizza selain chicken mushroom dan kepepet waktu mau shopping bareng CUIY. Walaupun lapar juga c.. nggak makan malam. Akhirnya karena tidak enak dengan Rekha alias Rex, saya pun membawa kardus pizza berisi empat slice pizza ke arah CUIY. dan begitu sampai ke CUIY, wush! dalam sekejap kardus pizza itu jadi kosong karena pizzanya disambar sama CUIY.

Untuk ke Mustafa Centre, kita naik bus dulu lalu naek MRT alias kereta bawah tanah. Nah, pas di MRT saking telatnya kita masuk, Abang Ghandi tertinggal! MaksudQ, ketika Zulfa dan dia mau masuk, pintu MRT menutup dan hanya Zulfa yang berhasil masuk. Dari balik pintu, Abang Ghandi mengisyaratkan bahwa dia akan naik MRT berikutnya. Setelah sampai di pemberhentian, kita nungguin Aabang Ghandi nyampai dulu. Demi ngilangin rasa bosan nunggu, kita main permainan 'wush!' yang diajarin oleh Shani pas di Subud. Dan eng ing eng! Saya jadi juara! HHhohohohohohohoho
Berasa bangrt, cuiy! Bisa menang 'wush!' tingkat internasional!

Pas di Mustafa Centre, kita belanja sepuasnya dengan harga yang murah banget. Andai saya tahu, saya pasti nggak akan belanja di Orchard waktu itu. Saya takut sekali Mama bakal marah tahu saya nggak sehemat yang beliau pesan. :(

Pas berbelanja saya sempat ketemu dengan orang Indonesia yang lagi liburan di SIngapore. Wah, betul-betul rindu nih, cuiy.. dengan Indonesia.

Ternyata cowoknya tuh lebih shopping gila-gilan daripada ceweknya. Ranggi beli boneka buat adiknya, Tama sibuk milih hiasan dinding, Gigih liat-liat pajangan, dan Ikhsan bolak-balik cari barang-barang sampai kartu UNO pun dia beli. Melihat kalau saya ternyata nggak terlalu boros daripada yang lain, akhirnya saya jadi berani beli baju Singapore beberapa lembar.

Ketika Ikhsan mau minta plastik belanja besar, ada hal yang lucu. Dengan segala barang-barang belanjaannya yang banyak, Ikhsan jadi mau nyatuin kantung-kantung belanjanya ke satu kantung plastik besar. Nah, akhirnya dia minta ke mba'-mba' tukang kasir. Tapi mba' ini nggak mau kasih dengan alasan, kantung belnja hanya bisa diberikan setiap transaksi belanja saja. Akhirnya, saya dapat misi baru setelah semua misi "Mission Impossible" ala CUIY apalagi pas masih di Indonesia selalu berhasil saya kerjakan dengan memakai tehnik public relation saya. Saya pun membawa belanjaan Ikhsan ke kasir sebelah mba' td, dimana tukang kasirnya ialah seorang bapak-bapak dengan sorban ala India yang memberi efek gaang padanya (atau memang tampangnya sudah gaang?)

DINI: Sir, Can you help me?
CASHIER MAN: Yes
DINI: I want take one more biggest plastic bag. I have obstacle with these plastic bags.
CASHIER MAN: Do you want to go home or shopping?
DINI: Yes, I'm sorry..
CASHIER MAN: Do you want to go home or shopping after this?
DINI: I want to go home soon
CASHIER MAN: OK, here

dan c bapak kasir itu kasih plastik bag yg paling besar dan bantu saya masukin kantung-kantung belanja milik Ikhsan ke kantung belanjaan yang dia kasih. Dan hal ini terjadi tepat di samping mba'2 tadi yang dah nolak permintaan Ikhsan. Sayapun memperlihatkan muka penuh kemenangan ke CUIY, terutama Ikhsan. Dengan rona "MISSION COMPLETE". Wajah CUIY terutama ikhsan pada kaget lihat kemulusan saya minta kantung plastik tadi. HHHHOOOHOOHOHOHOHOoo

Pas ngambil barang-barang di tempat penitipan, saya melihat ke ruko seberang. Dan saya melihat tempat penjualan CD bajakan yang ngejual DVD fil Indonesia. Guess What! Ada "Ayat-Ayat Cinta"!!

Karena waktu sudah hampir tengah malam, kita sudah nggak bisa lagi ngejar transportasi umum. Kita pun ngambil angkutan sejenis kijang yang dijadiin taksi tanpa argo alias kita harus nawar dulu harganya. Ternyata perjalanan dari sini ke hotel cukup jauh juga. Di samping kemudi, Amirul menjelaskan pada sang supir yang besorban ala India, bahwa kita ini dari Indonesia dan mengenai SYC.

Begitu sampai di hotel, kita disambut dengan alunan lagu dari anak-anak Malaysia yang lagi latihan eksibisi. Hhhehehehe... ternyata negara-negara lain pada nyiapin eksibisi di saat kita lagi kalap-kalapnya belanja! Tapi yang bikin kaget adalah... lah=gu yang dinyanyikan oleh mereka adalah "RASA SAYANGE". Lagu yang masih jadi kontroversi karena lagu asal Maluku itu diakui juga dengan meereka!!! Duh, ngajak perang nih..

Kita pun milih lewat Resepsionis demi ngindarin perang dengan mereka. Tapi asli! Rasanya marah ini sudah sampai di ubun-ubun!!!

Seperti ritual malam-malam sebelumnya, kita ngumpul lagi di kamar Pak Rizal. Kita pun sempat curhatan dengan Pak Rizal soal masalah tadi. Yup, untungnya Pak Rizal bisa ngademin hati CUIY tentang masalah ini. setelah rada tenang, kita pun turun ke bawah untuk siap-siap ngurus eksibisi.

Day 2, 9 December 2008 ( Sunburst Youth Camp 2008 )

Hari ke dua ke Nanyang university sama NIE!

Pagi ini pas di bus, saya sampingan kursi ma Thao, anak Vietnam. Kita terlibat perbincangan yang seru tentang negara kita masing0masing. Trutama soal pendidikan. Saya c lumayan kaget krena ternyata rata-rata anak SYC 2008 itu sudah kuliah. Yup! setiap negara punya tata cara pendidikan yang berbeda. Dan ternyata seumuran 17 tahun itu di luar negeri sudah kuliah.

MenurutQ.. Nannyang itu seperti UI-nya Singapore sedangkan NIE itu IKIP versi kerennya. Di situ betul-brtul rapi dan hi-tech. tapi sayangnya, sinyal di sana kurang kuat. Buktinya, pas jalan ke Green House-nya, saya dapat telepon dari +62XXXX. Dari kode negaranya, ya saya tahu kalau itu dari Indonesia. Saya kira itu dari Universitas Swasta yang saya ikuti promonya. yang bicara itu mba'-mba', tapi suaranya betul-betul nggak jelas. Daripada kena roaming Internasional lebih mahal lagi, saya tegasin ke mba' itu untuk nutup telponnya. Tapi, mba'nya nggak dengar karena sinyal yang buruk. Nggak lama setelah saya tutup itu telpon, saya dapat sms dari FiTt. dan ternyata oh ternyata, mba'-mba' tadi itu FiTt yang lagi pake nomor Indonesianya, Yup! she's in America now! Dia kan ikut AFS. Tapi kita masih sering keep in touch.


Setelah ngelilingin dikit gedung sekitar dan green house, kita ke ruangan praktek ngajar. Disana sudah ada profesor yang dari penilaianQ adalah keturunan India. habisnya, perawakan, kulitnya yang coklat dan aksen Englishnya nge-India banget. Di sana kita disugukan atraksi berbau science. Yup, tentang perubahan suhu pada suatu benda dan pengaruhnya pada benda itu sendiri serta tentang ice. Setelah liat atraksi 'hi-technology' kata profesor itu yang maksudnya adalah penjepit bahan, kita sempat ngambil photo bareng sang professor 'Hi-technology'.

Kita pun kembali ke Aula atau lebih tepatnya ruang presentasi. Di sana kita diputarin beberapa video tentang Nannyang dan NIE. Dan tak lupa kita juga dikasih gudie bag-nya Nannyang dan NIE. Setelah keluar ruangan, ternyata makanan siang telah menanti. Saya akhirnya makan bersama CUIY dan Pak Rizal di meja tengah taman. Hhihi.. Indonesia jadi pelopor makan di taman waktu itu. Habisnya, rata-rata yang sudah ngambil makan duluan pada malu-malu makan di taman. Nggak lama kemudian, Ibrahim dan Jean pun ikut makan bersama kita. Asli! makanan pas di Nannyang yang paling yahud selama masa SYC. I like the puding!


Perjalanan selanjutnya ke Science Centre. Di sana kayak tempat dimana semua hal-hal science yg sifatnya menghibur dikumpulkan. empat bingung juga c di sana. Karena brosur yang nunjukin petanya nggak mirip dengan aslinya. Di peta yang terdiri dari gambar-gambar lucu itu, Science Centre kayak komplek sgedung. Padahal, Science Center itu sebuah gedung yang di dalamnya terdapat ruangan-ruangan pertunjukan. Yang paling keren di SS adalah Omni teather. Mungkin di negara maju lainnya juga ada. Omni teathre itu bioskop tapi layarnya cembung sesuai kubah dan ngebuat sensasi seakan kita ada di filmnya. Terlebih film yang diputarin tentang pegunungan alpen. Awalnya semua teriak "cool" tapi lama-lama.. eehhh jadi ngantuk saking terbuai sama fimnya.Saya berusaha keras untuk tidak ketiduran, untgnya berhasil. Pas di luar.. eh ternyata bukan saya sendiri yang merasa ngantuk pas nonton film yang durasinya 45 menit itu. Ternyata banyak anak SYC ketiduran! CUIY cuma 2 orang alias saya sama Linda yang nonton pe habis. Selebihnya ketiduran dari beberapa menit awal sampai dibangunkan sama orang lain di sebelah mereka karena filmnya dah habis. Hari ini ada gladi part 1. nah, Indonesia kebagian gladi malam ini. sebelum gladi, kita ngumpul dulu di kamar Pak Rizal. Sempat nyesel juga nggak gabung kemaren malam karena ketiduran. padahal, katanya CUIY mereka sempat datengin kamarQ tapi nggak ada respon dari dalam kamar. Yup! waktu itu kemungkinan saya masih tidur alias mati suri sedangkan Helen dan Sarah belum balik ke kamar. katanya CUIY, Pak Rizal sempat keceplosan kemarin malam tentang statusnya yang hampir saja dibuatin kuis. beliau bilang "jadwalnya padat, untung saya nggak bawa istri saya..". Waa! ketahuan deh!


Setelah sempat latihan dikit di kamar Pak Rizal alias Markas CUIY, kita turun ke lantai 1 dan menuju Ruang Auditorium. Di sana ternyata anak-anak India masih gladi. Wah, baru liat gladinya saja, kita yang ada di dalam ruangan sudah terpukau. bagaimana tidak? Kita bisa lihat langsung Bollywood versi life. Duh, betul-betul kepingin joged juga, nih! hahahah..

Setelah India kelar, kita pun naek ke panggung dan sempat say hi dan memuji kepiawaian mereka menari. Pas mereka nari, semua badan mereka tuh bergerak ngikutin ritme. Sedangkan CUIY, hhehhehehe.. pada encok pas latihan di subud. Sebenarnya kita itu sudah mantap di bidang gerakannya, tapi ternyata di bidang blocking kita masih kurang. Untung saja ada Khairi, ACE yang ngarahin kita tentang performa kita di panggung. Setelah 30 menit, waktu untuk Indonesia gladi otomatis habis. Setelah kita, sudah ada anak Kazakhstan yang nunggu dari tadi. Kita pun nonton gladinya kazakhstan. Untuk cultural night atau "An Evening with SYC", mereka pada main orkestra kecil. Empat orang diantara mereka main biola dan Adil, teman group8 saya, maen alat musik ala kazakh yg kayak timur tengah gitu-lah. Trus ada cewek ada ya nari-nari. Saya betul-betul nggak nyangka dibalik wajah mereka yang hampir swmpurna, ternyat mrk juga outstanding di bidang seni. Terutama c Alibek yang kelihatannya diincer banyak cewek. Ternyata dia jago sekali main biola!!!!

Dan jadilah, cewek-cewek CUIY pada kagum sama mereka. Buat saya dan Linda, mereka itu cobaan dalam pertaubatan. Maksudnya, melihat muka mereka bikin lupa kalau ada pacar yang nunggu di Indonesia. Hhhahaha, kalau saya c tidak ada. Tapi, mungkin ini yang dinamakan 'jaga pandangan' bagi muslimin. Hhhahahaha

Day 1 ( Sunburst Youth Camp 2008 )

Nah hari pertama (sehari setelah kedatangan) ke pulau Ubin untuk outward bound. Deh lemes sekali badanku. Secara tidak tidur pas malam mau berangkat karena jadi kordinator buat eksibisi. Jadi ngitarin jakarta buat beli ini itu. Terus malah disambut dengan manjat-manjat setinggi 5meter. Deh saya sudah lemas di tengah jalan. Untungnya karena saya nggak mau malu kayak kemaren jadi walau susah payah tetap kuteruskan saja. Malu banget kalau nggak bisa manjat sampai finish. Saya tidak mau seperti temanku yang anak Brunei. Dia nggak bisa dan malu!!


Group 8. Badan capek pegal-pegal tapi harus lanjut buat perahu rakit. Lihat badanku paling mungil diantara teman-teman kelompokku :)



Baru kali ini saya merasa homesick. Padahal waktu di Wisma Subud dulu nggak sama sekali. Hari ini kami dipisah-pisah mnjadi 8 group karena tiap negara punya 8 perwakilan kecuali singapur yg 50 org ( mereka jadi guidenya masing-masing negara yg diundang). Seharusnya 14 negara(ASEAN+ india, china, kazakhstan, sama pakistan) tapi delegasi pakistan nggak datang! Mungkin karena masalah terorism yg lg menjadi-jadi di negaranya. Alasan ke dua homesik ialah masalah komunikasi. Saya akhirnya merasakan apa yang Fitt curhatkan tentang apa yang dia rasakan pas awal-awal di Amerika!! Walaupun pasti lebih berat di Fitt karena secara orang Amerika memang terlalu cepat englishnya dibanding dengan orang Indonesia.


Sempat 'naik arisan' di games api unggun bersama teman-teman lain termasuk Ikhsan. Hukumannya: dance shake banana :D



Yang saya alami disini ialah masalah mereka pakai british style sedangkan Indonesia pakai American style. Belum lagi logat mereka dan ada juga seperti delegasi dari myanmar dan kazakhstan yamg nggak terlalu bisa nangkap kalau kita ngobrol sama dia pakai english (secara umum, tapi ada juga negara laen, cuma di kelompokku cuma 2 yang bermasalah). Untungnya bukan cuma saya yang merasa homesik, anak Indonesia laennya juga. Tapi dasar badan yang sudah mau hibernasi, saya mati suri saking capeknya begitu ketemu bantal. Padahal seharusnya ngumpul sama CUIY di kamar cheperone alias kamar Pak Rizal.


Setelah say lihat-lihat, ternyata acaranya api unggunnya keren juga ya. Senang bisa 'jadi artis banana dance' saat itu.

ARRIVAL DAY part 2 ( Sunburst Youth Camp 2008 )

Ternyata dr jakarta ke singapura itu bentar sekali! deh nggak berasa perjalannannya! :(
Cuman butuh waktu satu setengah jam, kita sudah sampai di Singapura. Untungnya, kita masih bisa melihat pemandangan di bawah sana. Wuih! Banyak pulau dan sungai tertata indah di bawah sana.


Sekitar pukul 12:30 setempat(waktu singapura sama dengan WITA), kita sampai di Changi airport. Dan kita sempat kena maslah. Yup, maklumlah bisa dibilng kita semua grogi.Salah satu CUIY bawa keris di kopor tapi sebelumnya Pak Rizal salah confirm ke petugas bandaranya. Sementara di balik kaca, anak2 singapore dah jemput. Duh.. emotional moment.. mana krn panik, ada juga yg ngaku hilang hp ma paspornya. Akhirnya CUIY yang laen inisiatif nyari-nyari di trolly. Pas saya check, eh ternyata dy naruhnya di trolly tertumpuk ma brosur singapura. Hadooh..


Excited baru sampai di Changi Airport :D


Gara-gara insiden ntu, saya jadi berhati2 bgt pas nyampe di hotel. Secara saya-lah orang paling ceroboh dan pelupa sedunia!! Mana kamarnya dipisah2 dan 3org lain negara sekamar. Saya dapat org singapore ma filipina. Dan saya yg pertama datang. Muncullah rasa ingin tahuku untuk liat-liat koridor depan kamar (arahnya lebih ke bodoh c). Saya tinggalkan kunci di kamar dan saya tutup pintu, cari orang krn tidak ada sama sekali org di lantai itu.

Lalu eng ing eng! Saya terkunci dari luar!!! Deh, Saya serasa mau nangis saat itu! Saya sudah lari-lari sepanjang koridor tapi sekali lagi, nggak ada orang! Untung akhirnya datang petugas kebersihan kamar yg ternyata orang melayu tolongin saya. Itulah alasan saya telat 15mnit dari janjian di loby sama anak Indonesia yang laen untuk shoping. tentunya, saya dapat siraman rohani dari Pak Rizal (cheperone indonesia). Yup, ada untungnya juga c karena siraman rohani itu saya jadi niat banget datang sangat tepat waktu bahkan jadi orang pertama yang sampai di tempat janjian setelah itu.
Thanks pak Rizal!

Siap itu jalan-jalan bersama nak SYC Indonesian guide (Bang Ghandi, Jean, Amirul,dan Lee) serta delegasi Malaysia dan nak singapore yg jadi guide Malaysia. Sistem transportasi d singapura betul-betul well organized!! pakai kartu kayak kartu telpon untuk bus sama kertea bwh tanah. Suasananya betul-betul tertib dan nyaman. Pantas saja kalau banyak orang yang nyaman pakai transportasi umum dan berjalan kaki di Singapura.


Asli Indonesia. CUIY + Pak Rizal + Abang Ghandi narsis pas shopping :)


Kami sempat berbelanja di orchard, nah ini kedundungan paling bodoh! Padahal bisa dapat lebih murah klo belanja di tempat laen mis. mustafa Centre. Sempet nyesel juga. Tahu begitu kan saya bisa beli lebih banyak oleh2. Yup, krn takut dimarahi oleh Mama dan dibilang boros, dari 3,5juta uang akomodasi dari mandikdasmen, saya cuma tukar 2juta pas di Money Changer (PIM). Alhasil saya betul-betul berhemat di sana krn takut habis dollar singapure.

ARRIVAL DAY part 1 ( Sunburst Youth Camp 2008 )

Hari ini dimulai ketika saya menyadari bahawa jam sudah menunjukkan pukul 00:32 WIB. Dan saat itu saya sedang ada di sebuah percetakan kartu nama bersama Tama(salah satu CUIY).Akhirnya bapak-bapak alias UDA(ternyata dia juga orang Padang) pemilik percetakan ini bersedia mengambil pesanan kita. Kita pesan 8 kotak, untuk Pak Rizal dan CUIY kecuali Tama sang penggagas yang sudah bikin kartu nama waktu masih di Padang. Tidak lam kemudian Pak Rizal datang dari percetakan digital printing yang letaknya sejalan dengan percetakan 'manual' ini. Setelah sempat jajan frestea (thanks trakrirannya Tam!), kita juga beli lakban untuk kardus eksibisi sesuai pesanan CUIY di Subud. Mereka tadinya ngumpul di kamar 203(kamarQ dan Shani) ngurus eksibisi dan nungguin kita. Tapi karena kecapean pada kembali ke kamar masing-masingutuk istirahat.

Karena datanya masih harus diedit dulu, proses percetakannya jadi lama. Akhirnya, kita mutusin untuk istirahat di mobil Pak Rizal. Tapi, sekitar setiap 30 menit ada yang turun dari mobil untuk mengecek progress pesanan kami. Dan pada jam 4 subuh kurang, saya terbangun dari tidur kilat di jok tengah sedangkan Tama masih tidur di kursi samping kemudi.Pak Rizal yang tadi tidur di kursi pengemudi sudah bangun dan lagi berbicara ma UDA pemilik percetakan. Dan akhirnya Pak Rizal mutusin kita segera kembali ke Subud sementara kartu nama nanti akan diambil jam 6 pagi ini.

Sekembali di Subud, ternyata teman-teman yang lain sudah ngepak barang-barang untuk eksibisi dan kardus-kardus besar itu ditaruh di kamar saya ma Shani. Nah, setelah melakban kardus-kardus itu ma Shani, saya mengepak barang-parang pribadi saya di kopor. Tidak butuh waktu yang lama karena sebelumnya saya sudah bersiap-siap. Nggak lama kemudian, waktu sudah hampir subuh ketika saya ma Shani keluar dan membangunkan CUIY lainnya. Dan ternyata para lelaki masih niat untuk puasa hari ini. tapi sayangnya waktu sudah subuh, jadi mereka nggak sempat sahur deh. Akhirnya yang bertahan untuk puasa hanya Gigih ma Ranggi. Hhhhahaha, Ikhsan yang kemarin paling semangat pusa akhirnya nggak ikut puasa sesuai tebakan Tama tadi malam.

Setelah semua sudah siap, akhirnya CUIY, Pak Rizal, Bang Edi, dan Pak Heri berangkat ke Bandara Soekarno-Hatta. Karena jumlah kita lumayan banyak akhirnya kita dipisah, 2 taksi dan satu mobil. Di atas taksi, saya sudah tidak sabar membeli majalah cinemags karena menrut anak2 di kelas pas tadi saya sms, majalah edisi Twilight dah habis di Makassar. Selama perjalanan akhirnya rahasia kemisteriusan Pak Rizal terbongkar! hhahahahaha.. Nggak jadi bikin kuis deh..

Setibanya di Bandara, CUIY yang memang sengaja berseragam batik lumayan menarik perhatian orang-orang di bandara. Wah, serasa betul-betul duta Indonesia. Sebenarnya sekarang masih jam 7 pagi sedangkan pesawatnya boarding skitar jam 10 kurang. Kita juga masih nunggu Pak Rizal, Pak Heri, dan Ranggi yang tadi berangkat dewngan mobil pak Rizal dari percetakan. Kiata sempat berfoto-foto di bandara.


Tentu saja saya yang paling pendek di foto ini :'(


Gigih-Zulfa-Dini-Ikhsan-Shani-Linda-Tama


Karena merasa bosan akhirnya saya masuk ke dalam Bandara untuk mencari majalah Cinemags edisi Twilight. Nah, di sinilah insiden ke-anak-hilang-an saya terjadi. Saya terus berjalan menyusuri kios-kios di bandara demi mencari toko majalah yang ternyata letaknya di ujung koridor. Saya sempat melihat CUIY masih berfoto2 ria ketika saya berputar arah. Dan ketika kembali menyusuri koridor saya ketemu ma beberapa CUIY (kalu tidak salah Ikhsan, Gigih, Ranggi, Tama Ma Shani) yang ternyata lagi nyari-nyari saya. hhahhahhaaa, ternyata mereka tidak tahu saya mau bli majalah. Padahal, dari kemarin di PIM sampai di Bandara saya terus-terusan bilang mau beli majalah. Yup, tapi saya akui itu kesalahan saya. Paling nggak, sudah dikhawatirin seharusnya senanglah.

Setelah pamit ma Bang Edi dan Pak Hari, kita semua menuju check in. Duh, andai surat sudah diurus dari dulu, seharusnya kita nggak usah bayar uang fiskal karena kita ini perwakilan Indonesia dari Depdiknas. Setelah lama menunggu dan sempat buat saya bete abis akhirnya kiata berangkat juga. Dan untungnya saya dapat tempat duduk di samping jendela. :)

Rabu, 02 Juli 2008

I deserved to have that, didn't I?

Assalamu alaikum WrWb..

Sebelum mulai menganalisa kasus hidupku, saya ingin meniriakkkan ini:
SAYA SUDAH 17 TAHUUUUNNN!!!

Yup, setelah lama nggak memposting, finally i got the chance to open this website. Hmm.. sejak 26 Mei 2008, saya genap berusia 17 tahun.

Selama ini, banyak sekali teman-temanku yang merayakan hari ultah ke 17-x. Yah maklum, kan ada istilah 'sweet17'. Setiap hari ulang tahun, entah itu ulang tahun saya ataupun orang lain, saya selalu melihat suasana menyenangkan. Semua terlihat bahagia di mata orang yang ulang tahun. Semua memaklumi kebahagiaan itu, dan berusaha membahagiakan orang tersebut.

Tapi, sweet 17 saya malah nggak jelas...

Sebenarx sudah sejak tgl 29 lalu saya mau posting ini kasus, tapi setiap mau posting blog ini selalu hang. So, biar telat, izinkan saya kasih lhiat draft yang kemaren..


>>AssWrWb...
brusan plg dr jkt, abis ikut seleksi ASE & SYC sbg perwkilan Makassar.Sulawesi Selatan.Sulawesi
tgl 26 2008 lalu, ulang tahun saia yg ke 17..
yup, ampe skrg msi bahagiia serasa msi tgl 26 mei..
maksih y.. dh kasih selamat dan semangat.
asli! nangis bombay k di sana maupun di sini -apa c?- saking terharux..
And the point is not saying 'happy b'day',but accompany me in my life..
give a lil.bit careness..makes me happy..
and u all got that point!
skrg saia bru ajah plg sore ini-hhhehhehe dh membolang d fs-msi nunggu hasil seleksix..
doain y.. lulus..
ps:
*bwt tmn2Q yg jg ikut seleksi kmren, jgn lp upload photox!
*bwt nak ipa3, ada dvd niyh bs dibeli.., nonton yukkzz..
<<<

Jadi ceritanya, di detik2 sweet17ku saya malah ikut seleksi ASE&SYC ke jakarta mulai tangggal 25 sampai tanggal 28 Mei 2008. Dan saat hari ulang tahun itu, saya tidak memberi tahukan temen-temen saya di seleksi tersebut bahwa 'hey, saya ulang tahun hari ini loh..' Alhasil cuman keluarga temen2 di makassar dkk dan room.mateQ Disky yang ngasih selamat ulang tahun. Itu pun Disky tahunya pas sorean karena dia yang nanya. Tapi memang nggak etis kalau baru kenalan langsung bilang "saya ulang tahun lho". Kesannya bakala krik-krik, hhehehe.

Pesertanya 100an orang lebih, mayoritas good looking. Ini foto waktu masih nunggu di teras wisma sebelum tes-tes dimulai.


Berfoto adalah salah satu cara temanan lebih akrab dengan peserta lain. Trust me :D



Seharian itu, tes teruuussss!! Mulai dari tes psikologi, toefl, dan bedah kasus. Yah, bukannya bersenang-senag seperti yang selama ini saya sudah impikan. Saya sudah buat konsepnya pula! Tapi saya malah menghadapi situasi diri yang sensitif, dimana tes seharian ampe pusing tanpa perlakuan khusus layaknya memaklumi kebahagian saat berulang tahun. Hmm.. tapi happy ending kok. Secara saya merasa mereka semua memperhatikan saya, memperlakukan saya dengan baik hari itu. Mana pas habis prom nite-nya tepatnya saat selesai ngerjain satu wisma, mereka mau ngerjain saya setelah ketahuan saya baru aja ultah. Untungnya batal, hhhhehhhe. Itu gara-gara saya termasuk salah satu dari orang jahil tadi. So, there's a big hug for me. Yup, pelukan besar di koridor sempit itu. Jadi, ketika saya pulang ke kamar, mesti ganti baju deh gara-gara basah, keringatan c!


Ini fotoku dan teman-teman sekelompokku dalam bedah kasus sekaligus menemani malam panjang ulang tahunku :)



Yup, until now, memang nggak ada yang bisa ngerjain saya kalau soal ultah. Tapi saya mau suatu saat nanti dikerjain!!! Finally, barusan saya dapat kabar subuh dini hari tadi, klo saya lulus ke tahap 2 syc..Ada yang bilang kalau masih seleksi berkas sama pihak singapura. Tapi saya juga tidak tahu persis, secara surat pengumumannya dikirim ke sekolah. Dan saya nggak pernah ke sekolah lagi semenjak liburan ini. Pengumumannya lama euy! Kami pikir bakal diumumin pas hari terakhir -tgl28 Mei 2008-, tapi malah diundur jadi tanggal 2 Juli 2008.


Alhamdulillah! cuma sekarang setelah liat daftar peserta yang lulus, saya jadi berpikir.. I deserved to get that, didn't I?? Secara, saya merasa cuman kabur seminggu dari sekolah demi citra baik di muka guru. Yah, maksudku supaya saya tidak turun indeks! Lagi pula, banyak sekali peserta lain yang punya talent yang memukau dan niat banget sama ini acara malah tidak lulus. Pantaskah saya?? Yup, sebuah cambukan bagi diriku di masa depan. Pokoknya harus k semangat ma ini acara! jangan malu-maluin Makassar, Sulawesi-Selatan, Sulawesi. Indonesia bagian tengah dan timur!!! Indonesia pasti bisa!!!