Senin, 29 Desember 2014

Penasaran

Saya tahu kamu masih hidup, makanya saya tidak menghubungimu. Tapi saya penasaran, bagaimana kamu hidup tanpaku? Bagaimana hidupmu memang bukan urusanku lagi, harusnya bukan hal yang harus saya khawatirkan. Tapi... :)

Saya juga melanjutkan hidup tanpamu. Entah menurut pendapatmu ataupun mereka usahaku berhasil apa tidak. Tapi saya masih hidup dan melakukan hal-hal yang saya anggap baik. Walaupun dulu saya pernah merasa tak bisa hidup tanpamu, buktinya saya masih bisa bernapas, kok. Kamu pasti juga begitu ya? Hehehe

Perlu saya akui kadang saya masih penasaran dengan hidupmu. Maafkan saya bila itu mengganggu. Entah saya masih sayang atau hanya kekurangan bahan untuk dipikirkan. Tenang saja, saya berusaha untuk menekan rasa penasaran saya. Tidak perlu kegeeran saya stalking, saya tidak sealay itu, haha. 

Kadang ketika saya melewati sesuatu, saya terbawa memori kita. Sedihnya karena itu sekedar kenangan. Senangnya karena ternyata masih ada hal yang baik yang bisa saya kenang tentangmu. Ya, saya inginnya hanya mengenang yang baik-baik saja

Malam ini mari kita berdoa, untuk didekatkan bila kita berjodoh, atau dipisahkan tanpa ada rasa penasaran lagi. Kalau bisa memilih kamu pilih yang mana?

Kalau pilihanku? Sepertinya masih kamu :p

Bercanda.
Saya juga masih penasaran dengan hati saya, haha

2 komentar :

Unpredictable One mengatakan...

sumpehhh, isi kepala kita kok sama yahh..

Dini Anggreini mengatakan...

Sama-sama ngawur (?) hahaha